<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Otonom on Keamanan Laut Internasional</title><link>https://keamananlaut.com/tags/otonom/</link><description>Recent content in Otonom on Keamanan Laut Internasional</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Sun, 18 Jan 2026 09:15:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://keamananlaut.com/tags/otonom/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Transformasi Peran Drone Laut dalam Patroli Keamanan Perbatasan</title><link>https://keamananlaut.com/posts/autonomous-sea-drones/</link><pubDate>Sun, 18 Jan 2026 09:15:00 +0700</pubDate><guid>https://keamananlaut.com/posts/autonomous-sea-drones/</guid><description>&lt;p&gt;Dunia maritim sedang berada di ambang revolusi teknologi yang akan mengubah cara negara-negara menjaga kedaulatan wilayah perairan mereka. Selama berdekade-dekade, patroli perbatasan laut sangat bergantung pada kapal-kapal besar berawak yang memakan biaya operasional tinggi dan memiliki keterbatasan jangkauan waktu. Namun, munculnya &lt;em&gt;Unmanned Surface Vehicles&lt;/em&gt; (USV) atau yang lebih dikenal sebagai drone laut, telah menggeser paradigma tersebut secara drastis.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Drone laut bukan sekadar kapal tanpa awak biasa; mereka adalah platform canggih yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI), sensor jarak jauh, dan kemampuan operasional otonom yang mampu bertahan di tengah laut selama berminggu-minggu tanpa henti. Penggunaan teknologi ini menjadi jawaban atas tantangan pengawasan di perairan terpencil yang sering kali menjadi titik buta bagi aparat keamanan.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>